Kumpulan Cerita Sex , Cerita Seks Dewasa, Cerita Dewasa dan Cerita Seks , Cerita Seks Remaja , Cerita Sex Sedarah , Cerita Sex Hot, - Cerita Seks - Cerita Bokep xXx | Cerita Seks Dewasa – Terangasang Buah Dada. Kaum laki laki
sangat suka dengan bagian tubuh wanita terutama pinggul dan buah
dadanya, memang bagian tersebut bisa memikat kaum laki laki , kalau
bagiku sendiri jika melihat pinggul yang bahenol super seksi dengan
spontan adek yang ada di dalam celana ingin menunjukan kegarangannya,
dengan berimajinasi sedikit jika pinggulnya aku tepuk tepuk dan bauh
dada yang aku remas remas yess pasti nikmat banget.
 |
| Cerita Dewasa Terangasang Buah Dada |
Sempat ingat kejadian waktu aku masih SMP yaitu dimana aku malah
dikerjani oleh anak si boss yang cewek memang saya akui pinggul dan buah
dadanya sungguh bahenol, ceritanya begini awal mulanya bapak saya
mencari tenaga yang bisa dikirim unutk dinas keluar kota, tapi karena
jam kerjanya tidak terlalu panjang usulan ayahku ditolak sama bossnya.
Entah ide dari mana aku yang waktu itu masih SMP kelas 2 ditarik ayah
untuk mengisi bagian tersebut, dengan jam kerja pukul 13:00 sampai
dengan pukul 17:00, jelas aku bisa kerjakan setelah pulang sekolah.
Hari-hari pertama bekerja aku di-training ke perwakilan resmi harian
ibukota yang kesemuanya bermarkas di jalan Gajah Mada Jakarta.
Semua berita harian nasional aku sudah kenal, dan dari sekian banyak
biro iklan yang ke sana, hanya akulah yang paling muda (KTP saja belum
punya). Setiap selesai aku diwajibkan kembali balik ke kantorku yang di
daerah Kota.
Boss-ku sudah cukup umur, dan kalau hitungan teliti sekali, tapi lamanya
minta ampun, biasanya menunggu boss-ku menghitung, aku duduk-duduk di
belakang ruangan kantor yang memang khusus tempat ngumpulnya para sales
dari divisi lain.
Dan di ruangan kantor depan hanya ada 4 orang, satu di antaranya adalah
putri tunggal boss-ku yang menjabat sebagai direktur operasional,
orangnya putih bersih, tinggi sekali mungkin 180 cm-an, waktu itu kalau
berdiri aku paling sepundaknya.
Selalu mengenakan span pendek dengan stoking hitam. Pinggulnya ketika
berjalan hampir dipastikan seluruh orang menengoknya. Pantatnya yang
bulat dan dadanya yang membusung menambah daya tariknya sebagai wanita.
Sebenarnya putri boss-ku ini pengantin baru, tapi entah kenapa malah
tidak betah di rumah, kadang-kadang aku kalau lagi telat bisa sampai jam
19.00 malam dan dia masih ada di kantor. Menurut gosip yang beredar di
kalangan sales (aku sering menguping).
Suaminya impoten dan aku tahu bahwa pinggul, pantat dan buah dadanya
bagus pun dari hasil nguping, karena waktu itu aku kurang mengerti
masalah itu, yang jelas melihat paha sedikit saja, kemaluanku langsung
berdiri dengan tegaknya, ditambah lagi aku sering baca buku porno, jelas
hasilnya onani 3-5 kali per hari. Setiap ada kesempatan pasti aku
langsung onani, kebanyakan di WC, terutama di WC kantor, pokoknya setiap
ada kesempatan.
Aku sering sekali membayangkan putri boss-ku ini ketika onani, terutama
kalau di WC kantor. Sebenarnya aku sih tidak bodoh-bodoh amat dalam
urusan itu, perjakaku pun sudah kulepas di lokasi WTS Kali Jodoh, tapi
kan tidak mungkin aku ke situ setiap hari, dari mana uangnya?Padahal
buat pertarungan, aku punya modal yang cukup.
Aku pernah di WC sekolah dengan teman-teman mengukur besar batang
kemaluan, dan ternyata aku jadi pemenang, baik dalam panjang maupun
diameternya. Alhasil aku pun dijuluki di sekolah “konde” alias “kontol
gede”. Nah waktu onani aku pun berkhayal begitu, aku bagai seorang
pahlawan yang dapat memuaskan wanita-wanitateman onaniku dengan senjata
kebanggaanku.
Tak terasa 3 bulan sudah aku bekerja, sampai pada suatu hari, karena ada
iklan kolom yang jumlah uangnya besar dan pada teksnya terdapat
kesalahan, aku harus menunggu sampai malam, dan sialnya hasil
perbaikannya malah membuat salah jumlah giro yang aku bawa, untunglah
bagian kasir masih berbaik hati dan menukarkannya dengan tanda terima
sementara. Pukul 19:30 aku sampai di kantor, lampu sudah dimatikan
semua, hanya pos satpam dan ruangan putri boss-ku saja yang masih
menyala, aku langsung ke ruangannya.
“Selamat malam Bu,” sapaku sopan.
“Malam, baru selesai Big?”
“Yah Bu, tadi ada kesalahan, jadi harus menunggu.”
“Oh..”
“Sekarang saya mau hitungan dengan siapa, Bu?” tanyaku.
“Oh ya Mama sudah pulang, sini saya yang hitung!”
Aku meyerahkan semua bon kepadanya.
“Saya tunggu di luar, Bu,” aku pamitan.
“Silakan,” jawabnya singkat.
Aku menuju kantor belakang, ternyata tak ada seorangpun di sana, mungkin
sudah terlalu malam. Aku segera ke kamar mandi dan mengkhayalkan making
love dengan putri boss-ku. Seiring dengan khayalanku yang semakin indah
aku mulai melepas celanaku lalu mulai mengocok-ngocok batanganku dengan
perlahan, busa sabun yang melumuri batanganku terasa nikmat sekali,
gerakankusemakin cepat, dan mencoba mencapai puncak kenikmatan
secepatnya.
Tapi karena hari ini aku sudah 4 kali mengocok, di WC sekolah, WC rumah
dan terakhir di WC kantor 2 kali, aku agak susah keluar, aku lihat
kepala batanganku sampai memerah, tapi tiba-tiba saja, “Brakk..” pintu
terbuka dan menyembullah wajah yang ada dalam khayalanku, aku kaget
setengah mati, begitu puladia sampai berteriak. Aku segera mencari
celanaku, tapi sialnya karena pintu terbuka jelas aku tidak bisa
mengambil celanaku yang berada di balik pintu kamar mandi.
“Maaf, Bu, saya lupa mengunci pintu,” aku segera minta maaf tanpa
menghiraukan batanganku yang masih ereksi, “Eh.. tidak apa,” boss-ku pun
agak gugup dan kulihat pandangan matanya tertuju pada batanganku yang
masih mengacung menunjuk langit-langit, dan tanpa disangka-sangka dia
langsung masuk ke kamar mandi dan mengunci pintunya, “Ehh, Ibu mau
ngapain?” aku masih kebingungan atas sikapnya. “Kamu tenang aja yah
Big,” kata boss-ku.
Dia langsung menanggalkan seluruh pakaiannya dan telanjang bulat di
depanku, aku pun mulai menyadari keinginannya, tapi aku masih takut
karena dia adalah boss-ku, untunglah dia dulu yang mulai. Aku yang masih
mengenakan baju langsung dilepaskannya, dan boss-ku langsung dengan
liarnya menciumi seluruh tubuhku, tangannya langsung saja menggenggam
batanganku dan menarik-nariknya dengan keras.
Sungguh nikmatnya luar biasa. “Big, kontol kamu gede, bikin Ibu puas
yah!” aku pun tak bisa tinggal diam, seluruh imajinasiku yang kudapat
dari buku stensilan kupraktekan. Aku mulai melumat bibir boss-ku sambil
tanganku bermain di keduapayudaranya yang membusung padat.
Putingnya yang kecil dan kemerahan aku pilin-pilin, kadang aku usap
perlahan. Bibir dan lidahku terus menjalar menelusuri leher dan melumat
buah dadanya, boss-ku hanya mengerang pelan. Rejeki ini benar-benar aku
manfaatkan sebaik-baiknya untuk memuaskan imajinasiku, seluruh bagian
tubuh boss-ku tak ada yang luput dari jilatanku, mulai dari jari tangan,
leher, buah dada, perut, pinggul, pantat, liang kemaluannya yang lebat
sampai paha dan jari kakinya kujilat dan kucium.
Dan saat lidahku bermain di liang kemaluannya dia mengangkat sebelah
kakinya ke bathup, dengan begitu aku semakin leluasa menyedot
klitorisnya dan memasukkan lidahku ke dalam lubang kemaluannya, boss-ku
meremas-remas rambutku semakin kuat, sambil terus menjilat kedua
tanganku, meremas dan memilin kedua puting buah dadanya, “Achh, Bigg..”
rambutku terasa mau tertarik dari akarnya saat boss-ku melepas
orgasmenya yang pertama.
Aku tak begitu perduli, aku terus menciumi seluruh bagian tubuhnya, dan
saat aku menciumi punggungnya, senjataku terasa nikmat terganjal di
antara belahan pantatnya yang besar, tapi mungkin boss-ku sudah naiklagi
nafsunya.
Dibimbingnya senjataku dari belakang, “Dorong, Big!” aku langsung
memajukan pinggulku dan senjataku terasa memasuki lorong hangat yang
sempit, “Achh, enak Big, terus yang dalam!” boss-ku makin meracau,
sementara aku sendiripun merasakan nikmat yang luarbiasa, jepitan liang
kemaluannya terasa sekali meremas batang kemaluanku.
Perlahan aku gerakkan pinggulku maju-mundur, sementara tanganku tak
tinggal diam meremas danmemilin buah dadanya, kian lama gerakanku
semakin cepat. Seluruh urat syarafku terasa agak kaku dan aliran darahku
semakin cepat.
Aku mencoba mengeluarkan spermaku secepatnya, tapi mungkin akibat
terlalu banyak onani aku malah susah keluar, sanpai boss-ku orgasme 8
kali dan mengalami berbagai macam gaya barulah aku mulai merasakan
spermaku sudah terasa di ujung batanganku,
“Bu.. saya mau keluar..”
“Sebentar, Big, tahan!”
Dia lalu menggerakan pinggulnya ke depan sehingga batanganku tercopot,
dia langsung mengocok batang kemaluanku dengan tangannya yang halus,
sementara bibir dan lidahnya menggelitik ujung dadaku dengan rakusnya.
Nafasku bagai terhenti saat dengan kuatnya dia melumat ujung dadaku dan
mempercepat kocokan tangannya di batang kemaluanku. Akhirnya seluruh
tubuhku bagai merindingdan bergetar saat spermaku terpancar dengan
beberapa kali denyutan-denyutan kenikmatan di seluruh batang kemaluanku.
Kulihat boss-ku tersenyum puas, “Big, kamu termasuk hebat dalam urusan
ini, besok-besok temanin Ibu lagi, yah!” aku hanya mengangguk, dan tanpa
banyak kata-kata lagi boss-ku langsung mengenakan pakaiannya kembali
dan meninggalkanku sendirian di kamar mandi.
Entah mimpi apa aku semalam dapat bercinta dengan boss-ku, yang jelas
sejak saat itu aku jadi tidak kekurangan uang. Sayang sekarang dia sudah
keluar negeri mengikuti suaminya, kalau tidak pasti masihberlanjut
sampai sekarang.